SARAN PROKER 1
Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, beberapa saran dapat dipertimbangkan. Pertama, penting bagi koperasi untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan program pelatihan agar sesuai dengan kebutuhan anggota dan perkembangan pasar. Kedua, koperasi sebaiknya menjalin kemitraan dengan lembaga penelitian dan universitas untuk mendapatkan akses pada teknologi terbaru dan praktik terbaik dalam budidaya dan pengolahan kulit manis. Ketiga, koperasi perlu memperkuat jaringan distribusi dengan menjalin kerjasama yang lebih luas dengan pengecer dan distributor, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Selain itu, koperasi juga disarankan untuk aktif dalam kegiatan promosi dan pemasaran, termasuk partisipasi dalam pameran dan bazaar, untuk meningkatkan visibilitas produk. Terakhir, penting bagi koperasi untuk membangun sistem manajemen yang transparan dan akuntabel, sehingga anggota merasa terlibat dan memiliki rasa kepemilikan terhadap koperasi. Dengan langkah-langkah ini, Koperasi Kulit Manis di Malalak Timur dapat mencapai keberhasilan yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
SARAN PROKER 2
Untuk memastikan
implementasi program kerja yang berhasil, disarankan agar pemerintah nagari
membentuk tim pelaksana yang terdiri dari individu-individu dengan kompetensi
dan komitmen yang tinggi. Tim ini perlu bekerja secara sinergis dengan
masyarakat dan pihak-pihak terkait, seperti lembaga pendidikan atau organisasi
non-pemerintah, untuk memberikan pendampingan teknis dan manajerial yang
diperlukan selama tahap awal operasionalisasi BUMNag.
Selain itu,
diperlukan upaya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan
pendidikan terkait kewirausahaan, pengelolaan keuangan, dan pemasaran. Hal ini
penting untuk memastikan bahwa masyarakat dapat terlibat secara aktif dalam
pengelolaan BUMNag dan memiliki keterampilan yang memadai untuk memanfaatkan
peluang usaha yang ada. Peran aktif tokoh masyarakat dalam memberikan motivasi
dan membangun kepercayaan juga sangat diperlukan.
Terakhir, perlu adanya monitoring
dan evaluasi yang berkelanjutan terhadap implementasi masterplan untuk
memastikan program berjalan sesuai rencana. Hasil evaluasi ini dapat digunakan
sebagai dasar untuk melakukan perbaikan atau penyesuaian strategi yang
diperlukan. Dengan pendekatan ini, BUMNag di Malalak Timur tidak hanya mampu
berkembang secara ekonomis, tetapi juga dapat menjadi model pengelolaan potensi
nagari yang sukses dan berkelanjutan di Sumatera Barat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar